Analysis Of Meaning Construction Of Brand Loyalty Among Smartphone Fan Communities
DOI:
https://doi.org/10.56457/tjm.v4i1.392Keywords:
Meaning Construction, Brand Loyalty, Fan CommunityAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konstruksi makna loyalitas merek dibentuk dan dimaknai oleh anggota komunitas penggemar produk teknologi, khususnya pada sektor ponsel pintar. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan persaingan pasar yang kian kompetitif, loyalitas merek tidak lagi sekadar diukur dari tingkat pembelian berulang secara mekanis, melainkan melalui pemaknaan simbolis, persepsi nilai, dan ikatan sosial yang mendalam di dalam ekosistem digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme untuk menggali realitas serta pengalaman subjektif para anggota komunitas. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis netnografi pada beberapa forum serta komunitas penggemar ponsel pintar ternama di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi makna loyalitas merek dibentuk melalui tiga elemen utama, yaitu pembentukan identitas kelompok (social identity), rasa kepemilikan kolektif (sense of belonging), serta adopsi narasi kebanggaan atas inovasi teknologi merek terkait. Loyalitas dalam komunitas ini melampaui fungsi utilitas produk dan berkembang menjadi representasi identitas diri serta bentuk dukungan ideologis. Interaksi yang intensif antaranggota komunitas secara terus-menerus memperkuat pembentukan makna bersama (shared meaning) yang secara konsisten membentengi persepsi positif merek, bahkan saat berhadapan dengan kritik pasar maupun tekanan persaingan dari produk kompetitor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa loyalitas merek dalam komunitas teknologi merupakan konstruksi sosial yang bersifat dinamis, relasional, dan berorientasi pada nilai-nilai simbolis. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan studi komunikasi pemasaran dan perilaku konsumen digital, sekaligus menawarkan panduan strategis praktis bagi pelaku industri dalam membangun pengelolaan merek berbasis komunitas (community-driven brand management) yang berkelanjutan.
References
Belk, R. W. (2013). Extended self in a digital world. Journal of Consumer Research, 40(3), 477–500.
Brodie, R. J., Hollebeek, L. D., Juri?, B., & Ili?, A. (2011). Customer engagement: Conceptual domain, fundamental propositions, and implications for research. Journal of Service Research, 14(3), 252–271.
Dessart, L., Veloutsou, C., & Morgan-Thomas, A. (2015). Consumer engagement in online brand communities: A structural model. Journal of Marketing Management, 31(1-2), 28–53.
Hollebeek, L. D., Glynn, M. S., & Brodie, R. J. (2014). Consumer brand engagement in social media: Conceptualization, scale development and validation. Journal of Interactive Marketing, 28(2), 149–165.
Kozinets, R. V. (2015). Netnography: Redefined. Sage Publications.
Laroche, M., Habibi, M. R., & Richard, M. O. (2013). To be or not to be in social media: How brand community impacts brand trust and brand loyalty. Computers in Human Behavior, 29(1), 76–82.
Muniz, A. M., & O'Guinn, T. C. (2001). Brand community. Journal of Consumer Research, 27(4), 412–432.
Priadana, M. S., & Sunarsi, D. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Pascal Books.
Pugu, M. R., Riyanto, S., & Haryadi, R. N. (2024). Metodologi penelitian: Konsep, strategi, dan aplikasi. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Schau, H. J., Muniz, A. M., & Arnould, E. J. (2009). How brand community practices create value. Journal of Marketing, 73(5), 30–51.
Swaminathan, V., Sorescu, A., Steenkamp, J. B. E., O'Guinn, T. C., & Schmitt, B. (2020). Branding in a hyperconnected world: Refocusing research and practice on firm-customer socio-technical systems. Journal of Marketing, 84(2), 24–46.
Vargo, S. L., & Lusch, R. F. (2016). Institutions and axioms: An extension and update of service-dominant logic. Journal of the Academy of Marketing Science, 44(1), 5–23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Surya Budiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


