Peningkatan Motivasi Usaha Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.56457/jabdimas.v4i1.405Keywords:
Motivasi Usaha, Ekonomi Keluarga, Ibu Rumah Tangga, RKI Desa Pagelaran, Pemberdayaan PerempuanAbstract
Kemandirian ekonomi keluarga di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, menghadapi tantangan signifikan akibat tingginya ketergantungan pada pendapatan suami yang mayoritas bekerja sebagai pengrajin sepatu, buruh, dan pedagang. Kondisi ekonomi yang fluktuatif pada tahun 2026 menuntut adanya sumber pendapatan alternatif. Namun, 20 ibu rumah tangga yang tergabung dalam Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Desa Pagelaran masih memiliki motivasi usaha yang rendah dan hambatan psikologis (mental block) terkait modal serta risiko bisnis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kewirausahaan dan memperkuat ekonomi keluarga melalui transformasi pola pikir dan pembekalan literasi bisnis praktis. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Masyarakat Partisipatif (Participatory Community Development) yang terdiri dari empat tahapan utama: sosialisasi, workshop motivasi "The Power of Mother-Preneur", pelatihan identifikasi peluang usaha berbasis potensi lokal (industri sepatu), serta pendampingan digitalisasi pemasaran. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 16-17 Mei 2026 bertempat di Mushola Al Barokah, Desa Pagelaran. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah perubahan paradigma peserta dari pengelola keuangan domestik menjadi pelaku ekonomi produktif, terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) RKI, serta munculnya rintisan usaha mikro berbasis rumah tangga. Melalui penguatan motivasi dan pendampingan berkelanjutan, program ini diproyeksikan mampu menciptakan ketahanan ekonomi keluarga yang lebih stabil dan mandiri bagi anggota RKI Desa Pagelaran.
References
Adisasmita, R. (2025). Pembangunan Perdesaan: Pendekatan Partisipatif dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Amalya, T. (2021). Menggali Potensi Diri untuk Menjadi Seorang UMKM Sukses di UMKM Gerai Lengkong, Ciater, Tangerang Selatan.
Astuti, P., & Sari, N. (2024). Peran Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Usaha Mikro di Sektor Informal. Jurnal Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, 12(2), 145-160.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. (2025). Kecamatan Ciomas Dalam Angka 2025. Bogor: BPS Kabupaten Bogor.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. New York: Ballantine Books.
Hasim, & Remiswal. (2024). Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Prenada Media.
Hidayat, M. (2023). Strategi Pengembangan Industri Kreatif Alas Kaki di Kecamatan Ciomas: Tantangan dan Peluang. Jurnal Riset Ekonomi Lokal, 5(1), 22-35.
Priatna, I. A., Supiandi, G., Saprudin, U., Suleman, E., & Amalya, N. T. (2022). Sosialisasi Dan Pelatihan Penyusunan Anggaran Dasar Rumah Tangga Yang Produktif Bagi Ibu-Ibu Pkk Di Rw 08 Kelurahan Serpong. Abdimas Awang Long, 5(1), 11-15.
Priatna, I. A., Saprudin, U., & Sulaeman, E. (2022). DAMPAK KUALITAS SDM DALAM MENUNJANG KEBERHASILAN USAHA EKONOMI KREATIF. SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat, 2(2), 74-80.
Mulyana, E., dkk. (2024). Penguatan Motivasi Wirausaha bagi Perempuan di Wilayah Sub-Urban. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 7(3), 301-315.
Suharto, E. (2025). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Supriyanto, A. S. (2024). Kewirausahaan Berbasis Komunitas: Pendekatan Sosial dan Ekonomi. Malang: Literasi Nusantara.
Zimmerer, T. W., & Scarborough, N. M. (2008). Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management. New Jersey: Pearson Education. (Referensi standar untuk literasi bisnis dasar).
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (2024). Panduan Nasional Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui Kewirausahaan. Jakarta: KemenPPPA RI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Isep Amas Priatna, Rasyid Widada, Muhammad Arief

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.